PROFIL DESA

Desa Larobenu

Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali

Jejak Langkah & Sejarah

Pada awalnya wilayah Larobenu merupakan kawasan permukiman masyarakat lokal yang hidup dari sektor pertanian, perkebunan, serta pemanfaatan sumber daya alam di sekitarnya.

Secara historis, desa ini bermula dari kawasan yang masih berupa hutan dan wilayah pesisir yang kemudian perlahan dihuni oleh masyarakat lokal. Pada masa awal, penduduk datang secara bertahap dan membentuk kelompok-kelompok kecil yang hidup dengan mengandalkan sumber daya alam, seperti hasil laut, pertanian sederhana, serta hasil hutan. Nama Larobenu sendiri diyakini berasal dari bahasa lokal yang berkaitan dengan kondisi alam atau kejadian tertentu pada masa lampau, yang hingga kini tetap dikenal melalui cerita lisan masyarakat setempat.


Seiring berjalannya waktu, interaksi antar penduduk semakin intens sehingga terbentuk suatu komunitas yang lebih terorganisir. Pada tahap ini mulai muncul kepemimpinan tradisional yang berperan dalam mengatur kehidupan sosial, menyelesaikan konflik, serta menjaga adat istiadat. Perkembangan ini menjadi cikal bakal terbentuknya Desa Larobenu sebagai sebuah wilayah permukiman yang lebih terstruktur. Memasuki pertengahan abad ke-20, desa ini mulai mengalami perubahan dengan terbentuknya sistem pemerintahan desa secara administratif, ditandai dengan adanya kepala desa serta pembagian wilayah seperti dusun.


Dalam perkembangannya, Desa Larobenu mengalami kemajuan di berbagai bidang seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini terlihat dari adanya fasilitas pendidikan seperti sekolah dasar serta lembaga pendidikan anak usia dini yang melayani masyarakat desa.


Saat ini Desa Larobenu terus berkembang sebagai desa yang aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan pembangunan masyarakat. Pemerintah desa bersama masyarakat berupaya meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat kebersamaan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan desa.

Misi Desa Larobenu
Misi Desa Larobenu

Misi Desa

Desa Larobenu berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan.

  • Meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan desa yang transparan, efektif, dan akuntabel.
  • Mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, dan usaha masyarakat.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
  • Membangun serta meningkatkan sarana dan prasarana desa untuk mendukung aktivitas masyarakat.
  • Memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat desa.
  • Mengelola potensi sumber daya alam desa secara bijaksana untuk kesejahteraan masyarakat.

Visi Desa

"Mewujudkan Desa Larobenu yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan."

  • Mewujudkan Desa yang maju, mandiri, dan sejahtera
  • Meningkatkan daya saing desa di berbagai sektor
  • Pembangunan desa yang partisipatif dari masyarakat
  • Mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan program
Visi Desa Larobenu
Visi Desa Larobenu

Potensi Desa

Mengenal lebih dekat potensi unggulan yang ada di Desa Larobenu untuk mendukung pelestarian pariwisata, kesejahteraan ekonomi lokal, dan pesona alam setempat.

Pantai Gendis

Pantai Gendis

Pantai Gendis merupakan pesona alam bahari yang ada di Desa Larobenu, menawarkan panorama pesisir yang asri serta menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat sekitar maupun pendatang.

Data Kependudukan

Statistik & Demografi Desa

Ringkasan data kependudukan, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan sosial warga Desa Larobenu berdasarkan data terkini.

Total Penduduk

1.566

jiwa tercatat

Kepala Keluarga

509

KK terdaftar

Angkatan Kerja

558

dari 6 sektor utama

Fasilitas Pendidikan

3

PAUD, TK, SD

Jumlah pekerja per sektor (orang)

Rincian Sektor

Karyawan Swasta
195 34.9%
Petani
180 32.3%
Wiraswasta
98 17.6%
Nelayan
49 8.8%
PNS
32 5.7%
Pedagang
4 0.7%

Total: 558 orang bekerja