PROFIL DESA

Desa Tondo

Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali

Jejak Langkah & Sejarah

Desa Tondo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

Keberadaan desa ini berawal dari kehidupan masyarakat lokal yang sejak dahulu mendiami kawasan pesisir dan dataran rendah di wilayah tersebut. Pada masa awal, wilayah Tondo masih didominasi oleh hutan dan lahan alami, kemudian secara bertahap dibuka oleh masyarakat yang mencari tempat tinggal dan sumber penghidupan. Mereka hidup dengan mengandalkan hasil laut, bercocok tanam secara sederhana, serta memanfaatkan sumber daya alam di sekitar.


Nama “Tondo” sendiri dipercaya berasal dari bahasa lokal yang memiliki kaitan dengan kondisi alam atau ciri khas wilayah tersebut pada masa lalu, meskipun maknanya lebih banyak diwariskan melalui cerita lisan. Seiring waktu, kelompok-kelompok masyarakat yang awalnya terpencar mulai membentuk permukiman yang lebih menetap. Kehidupan sosial pun mulai teratur dengan adanya tokoh adat atau pemimpin lokal yang berperan dalam mengatur hubungan antarwarga serta menjaga nilai-nilai tradisi yang berkembang di masyarakat.


Memasuki masa pertengahan perkembangan desa, struktur pemerintahan mulai terbentuk secara lebih formal. Desa Tondo mulai memiliki kepala desa dan pembagian wilayah seperti dusun, yang memudahkan pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Pada periode ini juga mulai dibangun berbagai fasilitas umum, seperti jalan desa, sarana pendidikan, dan tempat ibadah, yang secara perlahan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Interaksi dengan wilayah luar semakin terbuka, sehingga membawa pengaruh terhadap pola pikir dan aktivitas ekonomi warga.


Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Desa Tondo semakin terlihat seiring dengan pesatnya pembangunan di Kabupaten Morowali yang dikenal sebagai kawasan industri. Akses transportasi yang semakin baik, serta meningkatnya peluang kerja dan usaha, memberikan dampak pada perubahan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Meskipun demikian, masyarakat Desa Tondo masih tetap berupaya mempertahankan adat istiadat, nilai kebersamaan, serta kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Hingga saat ini, Desa Tondo terus berkembang sebagai desa yang tidak hanya mengikuti arus modernisasi, tetapi juga tetap menjaga identitas budaya di wilayah Kecamatan Bungku Barat.

Misi Desa Tondo
Misi Desa Tondo

Misi Desa

Desa Tondo berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan.

  • Meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan desa yang transparan, profesional, dan akuntabel.
  • Mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, dan usaha kecil masyarakat.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
  • Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana desa guna menunjang aktivitas masyarakat.
  • Mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa melalui semangat gotong royong.
  • Mengelola potensi sumber daya alam desa secara bijaksana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Visi Desa

"Mewujudkan Desa Tondo yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui pembangunan yang partisipatif serta berkelanjutan."

  • Mewujudkan Desa yang maju, mandiri, dan sejahtera
  • Meningkatkan daya saing desa
  • Berlandaskan kemandirian masyarakat
  • Pembangunan yang partisipatif
  • Pembangunan yang berkelanjutan
Visi Desa Tondo
Visi Desa Tondo

Data Kependudukan

Statistik & Demografi Desa

Ringkasan data kependudukan, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan sosial warga Desa Tondo berdasarkan data terkini.

Total Penduduk

1.085

jiwa tercatat

Kepala Keluarga

340

KK terdaftar

Angkatan Kerja

213

dari 5 sektor utama

Fasilitas Pendidikan

3

PAUD, TK, SD

Jumlah pekerja per sektor (orang)

Rincian Sektor

Karyawan Swasta
130 61%
Petani
30 14.1%
Pedagang
25 11.7%
Nelayan
15 7%
PNS
13 6.1%

Total: 213 orang bekerja